Tuesday, October 10, 2006

Zamanmu ibarat taman yang menghijau;
dan mengingatmu bagaikan burung yang mematuk-matuk dari hati.

Maka dalam taman tersebut Engkau seperti bunga yang harum semerbak;
Engkau menyentuh jiwa kami, sehingga menjadi anak sungai;
dan Engkau menghujani kami dengan cinta yang terus mengalir

Mengingatmu, mengembalikanku pada setiap kehidupan;
dan Engkau menumbuhkan kesadaranku pada saat berpikir tentangmu

Lukaku menolak berkumpul dengan kesembuhannya;
seakan-akan luka cinta tiadak akan mengering.

Aku mencintaimu dengan cinta yang tidak bisa ditafsirkan;
aku menafsirkan apa maksudnya, sedangkan keinginan tidaklah bisa dijelaskan.

Wahai orang tertinggi; aku telah terlambat;
tapi malam kami sangat panjang dan sinar cahaya akan terus menyala.

Ya Rasulullah....

 1 Komentar:

Pas jam Friday, October 13, 2006 8:09:00 PM, Blogger bonino ngoceh...

"Allaahumma Sholli 'alaa Sayyidina Muhammad..."

 

Post a Comment

<< Home