Zamanmu ibarat taman yang menghijau;
dan mengingatmu bagaikan burung yang mematuk-matuk dari hati.
Maka dalam taman tersebut Engkau seperti bunga yang harum semerbak;
Engkau menyentuh jiwa kami, sehingga menjadi anak sungai;
dan Engkau menghujani kami dengan cinta yang terus mengalir
Mengingatmu, mengembalikanku pada setiap kehidupan;
dan Engkau menumbuhkan kesadaranku pada saat berpikir tentangmu
Lukaku menolak berkumpul dengan kesembuhannya;
seakan-akan luka cinta tiadak akan mengering.
Aku mencintaimu dengan cinta yang tidak bisa ditafsirkan;
aku menafsirkan apa maksudnya, sedangkan keinginan tidaklah bisa dijelaskan.
Wahai orang tertinggi; aku telah terlambat;
tapi malam kami sangat panjang dan sinar cahaya akan terus menyala.
Ya Rasulullah....
dan mengingatmu bagaikan burung yang mematuk-matuk dari hati.
Maka dalam taman tersebut Engkau seperti bunga yang harum semerbak;
Engkau menyentuh jiwa kami, sehingga menjadi anak sungai;
dan Engkau menghujani kami dengan cinta yang terus mengalir
Mengingatmu, mengembalikanku pada setiap kehidupan;
dan Engkau menumbuhkan kesadaranku pada saat berpikir tentangmu
Lukaku menolak berkumpul dengan kesembuhannya;
seakan-akan luka cinta tiadak akan mengering.
Aku mencintaimu dengan cinta yang tidak bisa ditafsirkan;
aku menafsirkan apa maksudnya, sedangkan keinginan tidaklah bisa dijelaskan.
Wahai orang tertinggi; aku telah terlambat;
tapi malam kami sangat panjang dan sinar cahaya akan terus menyala.
Ya Rasulullah....




1 Komentar:
"Allaahumma Sholli 'alaa Sayyidina Muhammad..."
Post a Comment
<< Home